Umuh Sempat Peluk Suharno Beberapa Hari Sebelum Meninggal

1440123958_umuh-sempat-peluk-suharno-beberapa-hari-sebelum-meninggal-iSIW4o2XfV.jpg

Suharno diantar Aremania menuju peristirahatan terakhir (foto: Irfan Anshori/Antara)

BANDUNG – Kabar duka datang bagi dunia sepakbola Indonesia. Pelatih Arema Cronus, Suharno, meninggal dunia. Kepergiaan Suharno cukup mengejutkan karena Suharno sempat memimpin latihan Arema beberapa saat sebelum meninggal.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, pun mengungkapkan bela sungkawa atas meninggalnya pelatih sarat pengalaman itu. Ia tidak menyangka Suharno akan pergi secepat itu.

Sebab beberapa hari sebelum meninggal, Umuh sempat bertemu dengan Suharno. Saat itu, Persib dijamu Arema dalam laga uji coba di Malang.

Umuh menyimpan kesan mendalam terhadap sosok Suharno. Ia merupakan salah seorang pelatih terbaik di Indonesia.

“Beliau pelatih bagus. Hubungan dia dengan semua pelatih dan pemain juga sangat baik,” kata Umuh, Kamis 20 Agustus 2015.

Kesan positif lain Suharno di mata Umuh adalah sikap sportif yang dimilikinya. Ia bukan sosok pelatih yang membesar-besarkan hasil pertandingan.

“Kalah atau menang, beliau selalu mengucapkan selamat kepada tim lawan,” ungkapnya.

Bagi Umuh, meninggalnya Suharno juga sangat mengejutkan. Apalagi saat laga uji coba dengan Persib, ia dan Suharno sempat berbincang. Bahkan ia sempat berpelukan dengan Suharno.

“Kita kemarin sempat berpelukan. Kemarin itu ternyata jadi pertemuan terakhir,” tutur Umuh.

Mewakili Persib, ia pun berharap Suharno mendapatkan tempat layak di sisi-Nya dan keluarga diberi kesabaran serta kebesaran hati untuk menerima kenyataan yang ada.

Sbr