Suporter Rusuh, Malaysia Dihukum FIFA

1444079631_suporter-rusuh-malaysia-dihukum-fifa-4SsjhZHoDw.jpg

Momen saat Shah Alam Stadium dikepung asap flare suporter Malaysia (Foto: aljazeera.com)

KUALA LUMPUR – Harimau Malaya, Malaysia dikenai sanksi oleh FIFA, akibat kerusuhan yang dibuat suporternya bulan lalu. Fans Timnas Malaysia rusuh di laga kualifikasi Piala Dunia 2018 zona asia, kontra Arab Saudi.

Alhasil laga saat itu ditangguhkan, dan menurut laman resmi FAM (5/10/2015), Arab Saudi diberi kemenangan 3-0 oleh FIFA selaku federasi sepakbola tertinggi dunia. Tak hanya itu, laga kandang Malaysia berikutnya melawan Uni Emirat Arab, 17 November 2015 akan dimainkan tanpa penonton.

FIFA juga menghukum FAM atau asosiasi sepakbola Malaysia, akibat tak mampu mengontrol suporternya di laga tersebut. FAM dikenakan denda mata uang Swiss sebesar 40,000 Swiss Francs, dan diberi peringatan langsung, agar kejadian serupa tak terjadi lagi di masa yang akan datang.

Kronologi kejadian saat itu berlangsung setelah Arab Saudi unggul 2-1 di penyisihan grup A, yang berlangsung di Shah Alam Stadium, Selangor 8 September 2015. Memasuki tiga menit terakhir, laga berhenti akibat fans melempar kembang api dan flare ke dalam lapangan pertandingan.

Seluruh pemain kedua tim langsung berlari di tengah asap tebal yang mulai memadati stadion. Pertandingan ditunda, dan laporan pertandingan langsung disampaikan kepada FIFA.

Disinyalir aksi suporter terjadi karena Malaysia turun ke peringkat 171 ranking FIFA, dan berada di dasar klasemen grup, usai ditekuk Uni Emirat Arab dengan skor 0-10. Kekalahan itu berujung pengunduran diri Pelatih Dollah Salleh, dan membuat frustrasi fans.

Sbr