Status Indonesia di FIFA Masih Tersanksi

kongresfifacov.jpg
Zurich – Pada Kongres Luar Biasa FIFA tadi
malam, ada dua dari 209 asosiasi anggota yang tidak memberikan
suaranya karena masih berstatus tersanksi. Salah satunya adalah
Indonesia.

Indonesia yang diwakili PSSI dibekukan keanggotaannya oleh FIFA
sejak Mei tahun lalu, setelah negara dianggap melakukan
intervensi kepada asosiasi, menyusul pembekuan Kementerian
Pemuda dan Olahraga terhadap PSSI pada pertengahan April 2015.

Selain Indonesia, asosiasi yang juga dicekal adalah Kuwait,
karena juga ada intervensi dari pemerintah (kementerian pemuda
dan olahraga), pada Oktober 2015. Bahkan, ini adalah kali
ketiga Kuwait dijatuhi sanksi serupa oleh FIFA setelah tahun
2007 dan 2008.

Pada kongres FIFA di Zurich tadi malam (26/2), asosiasi Uni
Emirat Arab dan Jordania sempat meminta supaya Indonesia dan
Kuwait tetap diperkenankan memberikan suaranya dalam pemilihan
presiden organisasi sepakbola dunia itu.

Diduga, kedua asosiasi tersanksi itu diharapkan memberi
suaranya untuk kandidat Sheikh Salman Ebrahim al-Khalifa, yang
juga menjabat sebagai presiden Konfederasi Sepakbola Asia
(AFC). Namun, permintaan itu ditolak melalui pidato Plt. sekjen
FIFA, Markus Kattner.

Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti sendiri hadir dalam
kongres tersebut, Melalui akun twitter-nya,
@LaNyallaMM1, dia mengunggah foto keberadaannya di sana, dan
juga menuliskan sejumlah pernyataan:

"http://us.images.detik.com/albums/detikbandung/LNM18.jpg" alt=
"" width="460" height="416">

"http://us.images.detik.com/albums/detikbandung/LNM19.jpg" alt=
"" width="460" height="105">

"http://us.images.detik.com/albums/detikbandung/LNM15.jpg" alt=
"" width="460" height="166">

"http://us.images.detik.com/albums/detikbandung/LNM14.jpg" alt=
"" width="460" height="100">

"http://us.images.detik.com/albums/detikbandung/LNM13.jpg" alt=
"" width="460" height="258">

"http://us.images.detik.com/albums/detikbandung/LNM12.jpg" alt=
"" width="460" height="123">
"http://us.images.detik.com/albums/detikbandung/LNM11.jpg" alt=
"" width="460" height="499">

Seperti diketahui,
Gianni Infantino terpilih
sebagai presiden baru FIFA. Ia mengalahkan tiga pesaingnya:
Sheikh Salman, Pangeran Ali al-Hussein, dan Jerome Champagne.
Dengan raihan 115 suara, Infantino unggul jauh dari Sheikh
Salman yang hanya memperoleh 88 suara – Pangeran Ali hanya 4,
Champagne nol.

Dalam pernyataan lain FIFA juga memutuskan akan memundurkan
kongres sampai Mei mendatang. Di situ akan diputuskan status
Indonesia dan Kuwait, apakah sanksinya dicabut atau diteruskan.

Menpora Imam Nahrawi sendiri hari Senin (29/2) lusa akan
menyerahkan hasil kajiannya soal SK pembekuan pada PSSI kepada
Presiden Joko Widodo – apakah segera mencabut atau masih
menundanya.

(a2s/mrp)

Sbr