Soal Hand Ball, Ini Tanggapan Gabi

a3af0b7c-94a4-4e24-934f-04f6c2c3b6d8_11.jpg
Madrid – Barcelona sesungguhnya layak mendapat
penalti dalam kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid. Menyusul
pengakuan kapten Atletico Gabi yang melakukan hand ball.

Kemenangan tersebut meloloskan Atletico ke semifinal dengan
keunggulan aggregat 3-2 atas Barca. Ini merupakan semifinal
kedua bagi Los Rojiblancos dalam tiga musim terakhir setelah
mencapainya di 2013-14.

Dalam laga perempatfinal leg II di Vicente Calderon dinhari
tadi, beberapa keputusan wasit pantas dipertanyakan. Salah
satunya insiden hand ball yang dilakukan Gabi saat menahan
tembakan Andres Iniesta di menit-menit akhir.

Insiden ini lantas menjadi perdebatan. Namun, dalam tayangan
ulang terlihat memang hal itu terjadi di dalam kotak penalti.

"https://images.detik.com/community/media/visual/2016/04/14/003b938c-70a1-4ba7-aade-e466dd48347f_43.jpg?w=480"
alt="">Marca

“Ya, itu handball. Aku tepat di garis dan bola mengenai
tanganku,” ungkap Gabi seusai pertandingan yang dilansir
AS. “Wasit memberi tendangan bebas di luar kotak, aku
tidak tahu apakah tanganku di dalam atau di luar kotak.”

“Terkadang keputusan-keputusan memihak Anda dan terkadang
tidak. Kalau memang di dalam, ya di dalam tapi kami tidak bisa
bergantung pada satu momen. Kami pantas menang.”

Di semifinal Atletico berpeluang berjumpa dengan rival
sekotanya, Real Madrid, Bayern Munich, ataupun Manchester City.
Gabi belum mau membicarakan soal titel juara.

“Masih terlalu dini dibicarakan, kami masih di semifinal bukan
final,” lanjut Gabi. “Kami harus terus bekerja dan menunggu
undiannya. Siapapun yang kami dapatkan, mestinya akan jadi
lawan yang tricky.”

(rin/raw)

Sbr