Sikap Komdis Usai Hadirkan Mantan Pelatih Purwodadi

1440443192_sikap-komdis-usai-hadirkan-mantan-pelatih-purwodadi-uqubKP2h5n.jpg

Kantor PSSI (foto: Adek Berry/AFP)

JAKARTA – Ketua Komisi Disiplin (KomDis) PSSI, Ahmad Yulianto melakukan pemanggilan kedua kepada mantan pelatih Persipur Purwodadi, Gunawan pada Senin (24/8/2015), sebelumnya pada pemanggilan pertama, Pelatih Persipur itu absen. Pemanggilan ini terkait dengan pernyatannya tentang pengaturan skor (match fixing) di Divisi Utama musim 2013.

Dalam pemanggilan ini, Komdis hanya mendengarkan pernyataan Gunawan akan keterlibatannya dalam match fixing yang sempat dilontarkan di salah satu televisi swasta nasional beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan selanjutnya, Komdis PSSI akan mempertemukan Gunawan dengan PT Liga Indonesia dan Anggota Exco (Excecutive Committe) PSSI, Jamal Abdul Aziz.

Pasalnya dalam pernyataan Gunawan, dia menyebutkan sudah melaporkan kejadian pengaturan skor ini kepada Anggota Exco, namun tidak ada respon. Sedangkan dengan PT Liga Indonesia pada musim 2013 tidak menerapkan sistem degradasi yang memberikan peluang bagi klub-klub di peringkat bawah bermain dalam pengaturan skor.

“Tadi kami memeriksa terkait pernyataanya (mantan Pelatih Persipur, Gunawan) di televisi dan media massa tentang match fixing. Pekan depan akan mempertemukan Gunawan dengan PT LI dan EXCO, Jamal Abdul Aziz, berdasarkan keterangannya,” kata Ketua Komdis, Ahmad Yulianto kepada awak media di kantor PSSI, Senin (24/8/2015).

“Pemanggilan dengan PT LI ada kaitannya bagaimana match fixing terjadi. Pada saat itu kompetisi tidak menggunakan sistem degradasi. Hal ini cenderung tim-tim bawah bisa bermain-main. Sedangkan dengan Pak Abdul Aziz (anggota EXCO) Gunawan sudah melaporkan lewat telepon tapi tidak ada respon,” sambungnya.

Sedangkan untuk kasus sepakbola gajah yang melibatkan PSIS Semarang dengan PSS Sleman pada 26 Oktober 2014, pihak Komdis akan melakukan pemanggilan selanjutnya pada Kamis pekan depan. Setelah pada pekan lalu beberapa pemain PSIS dan PSS sudah memenuhi pemanggilan dari Komdis PSSI.

“PSIS minta dijadwal ulang karena ada kesibukan. Kami jadwalkan Kamis pekan depan. Kalau tidak ada masalah kami panggil semua sekalian. Komdis akan memberikan catatan untuk pemanggilan selanjutnya,” tutupnya.

Sbr