Firman Utina Tolak Bonus jika Berasal dari APBD

1440215843_firman-utina-tolak-bonus-jika-berasal-dari-apbd-zo1CuTtwzL.jpg

Firman Utina tolak bonus juara Persib jika berasal dari APBD (Foto: Heru Haryono/okezone)

BANDUNG – Dalam beberapa hari terakhir, persoalan soal bonus gelar juara ISL untuk Persib Bandung terus mencuat. Itu karena hingga kini bonus Rp1,5 dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tak kunjung cair.

Persoalan itu bahkan sempat berujung munculnya tudingan dari sejumlah pihak pada Manajer Umuh Muchtar. Ia dituding menyelewengkan bonus dari Aher.

Aher pun gerah dengan pembahasan tersebut. Ia pun beberapa kali menegaskan bahwa bonus tersebut akan direalisasikan setelah pengesahan APBD Perubahan.

Menanggapi hal itu, jenderal lini tengah Persib, Firman Utina, justru mengemukakan pandangan berbeda. Ia tidak ingin mendapatkan bonus tersebut jika benar-benar berasal dari dana APBD.

“Kalau bonusnya melibatkan APBD, sebaiknya jangan deh,” kata Firman, Jumat 21 Agustus 2015.

Menurutnya, para pemain dan anggota tim Persib adalah bagian dari masyarakat. Ia justru tidak ingin Persib jadi bagian yang merugikan masyarakat lantaran ikut mencicipi dana APBD.

“Sesusah-susahnya kita, masih banyak masyarakat yang lebih susah,” ucapnya.

Firman mengaku baru akan menerima bonus tersebut jika itu bukan berasal dari APBD. Ia berharap Aher mengatakan bonus itu berasal dari dirinya.

Saat menjuarai ISL musim lalu, Persib memang kebanjiran bonus. Selain hadiah gelar juara, Persib mendapat bonus dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK). Bonus dari RK bukan berasal dari APBD melainkan hasil urunan berbagai pihak di Kota Bandung.

Ia pun menganggap bonus seperti yang diberikan RK lebih ideal. Sebab bonus itu tidak mengorbankan dana APBD yang harusnya dipakai untuk kepentingan masyarakat.

Ia juga berharap Aher melakukan hal serupa. “Kalau sudah keluar omongan dari saya (Aher), baru itu kita terima. Tapi kalau disangkutpautkan dengan APBD, menurut saya pribadi jangan,” tegas Firman.

Sbr