Cinta Lama Arsenal pada Suarez Diungkit Kembali

suarezcov.jpg
London – Pernah ada cerita di mana Arsenal
mencoba menggaet Luis Suarez dari Liverpool. Namun, niat Arsenal
itu tidak menjadi kenyataan. Suarez malah kemudian pindah ke
Barcelona dan jadi bintang di sana.

Pada awal musim 2013/2014, muncul kabar yang menyebutkan bahwa
Suarez sudah tidak betah bermain di Liverpool. Kabar tersebut
diendus oleh manajer Arsenal, Arsene Wenger, yang langsung
mengajukan tawaran.

Wenger mengetahui bahwa ada klausul di dalam kontrak Suarez,
yang bisa diaktifkan jika ada klub yang menawar lebih dari 40
juta poundsterling. Sebelumnya, Wenger sudah memberikan tawaran
senilai 35 juta pounds, tetapi ditolak oleh Liverpool.

Tawaran kemudian dinaikkan dan, guna mengaktifkan klausul
tersebut, Wenger pun memberi 40 juta dan 1 pounds. Tawaran
tersebut ditertawakan oleh bos besar Liverpool, John W. Henry.

Lewat akun Twitter pribadinya, Henry mengolok-olok
tawaran itu. “Entah apa yang mereka isap di Emirates sana,”
tulis Henry.

"http://us.images.detik.com/albums/winterbreak/1AJWH.png" alt=
"" width="450" height="159">

Suarez lantas bertahan di Liverpool dan menjalani musim
terbaiknya bersama The Reds. Sepanjang musim, Suarez
bermain 33 kali di Premier League dan mencetak 31 gol. Ia
nyaris mengantarkan Liverpool menjadi juara, kalau saja tim
tidak merosot di beberapa laga terakhir musim.

Pada akhirnya, musim itu juga menjadi musim terakhir Suarez
bersama Liverpool. Ia pindah ke Barcelona pada 2014/2015 dan
meraih treble bersama klub asal Catalunya tersebut.

Kini, Suarez adalah salah satu andalan lini depan Barca. Ketika
Arsenal dan Barca bakal bertemu di babak 16 besar Liga
Champions, Rabu (24/2/2016) dini hari WIB, persoalan transfer
yang gagal itu pun diungkit-ungkit lagi.

“Mengingat kami akan menghadapi mereka, tidak terelakkan kalau
soal mereka berusaha mendatangkan saya itu diungkit-ungkit
lagi,” ujar Suarez kepada Express.

“Mereka adalah tim besar, tapi sulit rasanya bermain untuk klub
selain Liverpool di Inggris.”

“Barcelona adalah keputusan tepat buat saya. Benar, saya
memenangi treble di musim pertama, tetapi keluarga
saya juga betah tinggal di kotanya. Barcelona adalah
satu-satunya pilihan saya, hidup berjalan dengan baik di sini,”
kata Suarez.

(roz/din)

Sbr